Label
MIS Lamgugob Gelar Praktik Baik Eco Teologi, Siswa Olah Sampah Organik Jadi Eco Enzyme
Banda Aceh – MIS Lamgugob Kota Banda Aceh melaksanakan kegiatan Praktik Baik Eco Teologi melalui pembuatan Eco Enzyme, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dan siswi MIS Lamgugob serta melibatkan seluruh dewan guru.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dan perhatian dari Pengawas Pembina MIS Lamgugob, Ibu Rosnidar, S.Ag, yang turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan.
Praktik pembuatan Eco Enzyme menjadi salah satu bentuk nyata penerapan nilai-nilai Eco Teologi di lingkungan madrasah. Melalui kegiatan ini, para siswa diajak untuk memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab manusia terhadap ciptaan Allah SWT.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diperkenalkan pada pemanfaatan bahan-bahan organik, khususnya sisa buah dan sayuran, yang dapat diolah menjadi Eco Enzyme. Selain memberikan pengalaman belajar secara langsung, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kepedulian siswa terhadap pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan.
Seluruh dewan guru MIS Lamgugob turut bekerja sama dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Para guru mendampingi siswa selama proses pelaksanaan, mulai dari pengenalan bahan, persiapan, hingga praktik pembuatan Eco Enzyme.
Kehadiran Ibu Rosnidar, S.Ag selaku Pengawas Pembina menjadi motivasi tersendiri bagi keluarga besar MIS Lamgugob dalam melaksanakan berbagai program pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pembelajaran di kelas, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui kegiatan Praktik Baik Eco Teologi ini, diharapkan siswa dapat memahami bahwa menjaga lingkungan merupakan bagian penting dari kehidupan dan dapat dimulai dari hal-hal sederhana, termasuk mengolah sampah organik menjadi sesuatu yang bermanfaat.
Kegiatan pembuatan Eco Enzyme di MIS Lamgugob berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh antusiasme. Seluruh siswa tampak aktif mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan didampingi oleh para guru.
MIS Lamgugob berharap kegiatan seperti ini dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pembelajaran yang bermakna dan berkelanjutan. Dengan demikian, nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan dapat tertanam sejak dini dan menjadi bagian dari karakter peserta didik.
Reporter: Tim publikasi MIS Lamgugob
